17/05/2022
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net/Bogor – Kota Bogor berhasil lolos masuk ke babak final penilaian tahap dua Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kabupaten/Kota Tahun 2022.

Wali Kota Bogor, Bima Arya memaparkan ekspose terkait program pembangunan 2021 dan rencana pembangunan 2022 secara virtual di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Senin (14/2/2022).

Paparan diawali dengan pemutaran video profil Kota Bogor yang menampilkan potensi yang dimiliki Kota Bogor dan transformasi sejumlah kawasan di Kota Bogor dengan memberdayakan warga Kota Bogor, di antaranya Kampung Perca, Bogor Creative Center, kawasan AEWO Mulyaharja, jalur gowes, layanan drive thru Disdukcapil, alun alun Kota Bogor dan sejumlah inovasi lainnya.

Diakui Bima Arya, tahun 2021 menjadi tahun yang berat, namun demikian banyak ikhtiar tetap dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di semua bidang, seperti ekonomi, kesehatan, pendidikan, fisik, transportasi dan lainnya.

Dia menekankan, membangun kota tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi membangun kultur dan manusianya melalui langkah-langkah terukur untuk menunjang target-target RPJMD.

Di sisi lain, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah di Kota Bogor ada kampung tematik, salah satunya Kampung Perca Sindangsari.

“Selain tentunya program prioritas lainnya,” kata Bima Arya.

Selama ini kata dia, sinkronisasi program yang ada berjalan dengan baik, sehingga menghasilkan dampak-dampak yang sudah terukur.

Inovasi bagian yang dipaparkannya. Inovasi ini bersifat Open Source Recruitment. Artinya Pemkot Bogor membangun iklim dimana inovasi bisa datang dari mana saja.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam beberapa tahun terakhir menggulirkan program Kribo atau Kreatifitas Inovasi Orang Bogor diapresiasi dan ditindaklanjuti. Hal tersebut dimaksudkan untuk merangsang inovasi-inovasi yang muncul dari masyarakat Kota Bogor.

Baca Juga:  Bima Arya Tinjau Progres Masjid Agung, Akhir Februari Ditarget Rampung Pemasangan Atap Enamel

Kepala Bappeda Kota Bogor, Rudy Mashudi yang mendampingi bersama jajarannya menjelaskan, kegiatan ini merupakan proses wawancara dan seleksi tahap dua. Kota Bogor termasuk dalam 12 dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat.

“Untuk tahap ini, wawancara terkait capaian pembangunan tahun 2021 dan perencanaan di tahun 2022,” sebutnya.

Nantinya kata dia, tim penilai independen terdiri dari media, kampus, praktisi pembangunan yang dibentuk pemerintah provinsi Jawa Barat melihat konsistensi berbagai program yang dijalankan.

“Pak Wali memberikan arahan agar bagaimana bisa menghubungkan antara inovasi yang dikembangkan dengan berbagai hal yang menjadi indikator makro ekonomi kota,” katanya. (Adenan/Taufik).