28/09/2022
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net/Bogor – Wali Kota Bogor, Bima Arya secara resmi melepas kirab bendera sepanjang 100 meter dalam rangkaian acara Festival Merah Putih (FMP) 2022 di plaza Balai Kota Bogor, Minggu (28/8/2022) pagi.

Sebelum dilepas, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, Kh. TB. Muhidin memimpin doa didampingi pemuka agama lainnya agar acara tersebut berjalan lancar.

Bima Arya mengatakan, setelah sekian bulan purnama tertunda akhirnya acara kebanggaan Kota Bogor kembali terselenggara.

Menurut dia, ini bukan kegiatan biasa, festival ini satu-satunya di Indonesia karena satu bulan penuh bendera merah putih berkibar di seluruh penjuru kota.

“Ini bukan acara seremonial semata, tapi ini kebersamaan kita. Sebab, Kota Bogor ini warna-warni. Ada warna biru, oranye, merah, tapi manakala saatnya tiba semuanya merah putih,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan terima kasih kepada semuanya pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara ini.

“Terima kasih pak danrem, pak kapolres, semua unsur forkopimda dan kerja keras panitia dengan segala keterbatasannya. Semoga Allah SWT menjaga niat kita, meluruskan hati kita, membersihkan hati kita dan menguatkan ikhtiar kita untuk tetap menjaga NKRI dan mengibarkan sang saka merah putih di seluruh penjuru kota dan nusantara. Merdeka !,” tegasnya.

Ratusan pasukan gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Paskibraka, Satpol PP, pramuka, organisasi massa dan organisasi lainnya kompak mengarak bendera merah putih dari Balai Kota hingga Air Mancur jalan Jenderal Sudirman kemudian masuk ke Pusdikzi.

Pasukan diiringi drum band dari Brimob Pelopor Kedung Halang dan Pusdikzi.
Kirab bendera ini menjadi perhatian warga yang tengah berolahraga.

Mereka secara antusias menyaksikan dan mengabadikan momen yang sempat tertunda karena pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Bima Arya: Maulid Nabi Ikhtiar untuk Selalu Meneladani Akhlak Rasulullah SAW

Resmi Ditutup

Rangkaian acara Festival Merah Putih (FMP) 2022 resmi ditutup di Lapangan Mako Pusdikzi Kodiklat TNI AD, jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (28/8/2022).

Ketua Panitia FMP Tahun 2022, Irwan S. Widjaja mengungkapkan rasa syukur karena FMP Tahun 2022 bisa dilaksanakan kembali dengan melibatkan semua unsur masyarakat di Kota Bogor.

Selain mengarak bendera raksasa yang melibatkan ribuan orang itu, penutupan FMP 2022 juga menghadirkan perform drumband, pertunjukan kesenian Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), hingga parade formasi di Pusdikzi.

Selama Agustus 2022 kata dia, berbagai rangkaian kegiatan telah dilaksanakan pada event FMP tahun ini. Diantaranya memerahputihkan Kota Bogor dengan pemasangan umbul-umbul di sekitaran Kota Bogor, menghias Lawang Salapan, memerahputihkan Bendung Katulampa, pengibaran dan penurunan Bendera di Tugu Kujang selama satu bulan penuh, Doa Bersama Lintas Agama, Festival Produk Lokal Bogor, Jagotret (jalan, gowes dan motret) serta Donor Darah.

“Di momen perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ini, mungkin hanya di Kota Bogor Upacara pengibaran dan penurunan Bendera dilaksanakan setiap hari selama sebulan penuh sepanjang bulan Agustus tepat di ‘jantung’ kota Bogor,” kata Irwan.

Bersama jajaran panitia FMP 2022, dirinya berharap seluruh masyarakat dapat menikmati kemeriahan acara ini untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan kecintaan atas negeri yang tercinta, Indonesia.

Menjelang penutupan FMP 2022 oleh Dandim 0606 Kota Bogor, Letkol Ali Akhwan, ragam atraksi disuguhkan di Lapangan Mako Pusdikzi Kodiklat TNI AD, mulai dari penampilan kolaborasi marching band Pusdikzi dan Brimob Resimen II Pelopor Kedung Halang Bogor yang menyimbolkan sinergitas dan harmonisasi bersama-sama menjaga kondusifitas Kota Bogor maupun NKRI.

Konfigurasi merah putih oleh gabungan personel dari Pusdikzi Kodiklat TNI AD, Brimob Resimen II Pelopor Kedung Halang dan PPI Kota Bogor membentuk angka 77 serta atraksi pencak silat dengan latar belakang bendera raksasa merah putih sepanjang 100 meter oleh personil TNI AD, AU, Kepolisian, Satpol PP, organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, anggota Gerakan Pramuka Kota Bogor dengan iringan lagu nasional ‘Bagimu Negeri’. (Adenan Manurung)