18/05/2022
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
107

Klikpos.net-Sosok Didi Kempot, yang dikenal sebagai penyanyi lagu-lagi  Jawa populer akhir-akhir ini kembali naik daun di kalangan muda penggemarnya yang menyebut dirinya sebagai “Sobat Ambyar”. Ada pula sebutan “Sad Boy” dan “Sad Girl”.

Adapula julukan yang diberikan para penggemarn dengan sebutan khusus untuk Didi Kempot, yakni Godfather of Broken Heart dengan panggilan “Lord Didi”. Demua itu berawal dari lagu-lagu Didi Kempot yang hampir semuanya menceritakan tentang kesedihan dan kisah patah hati.

Jarkiyo, salah satu penggemar Didi Kempot, kepada wartawan menyebutkan semua itu berawal dari sebuah video nonton konser Didi Kempot yang ia unggah di akun media sosialnya. Dengan penuh penghayatan, Jarkiyo bersama beberapa temannya ikut menyanyikan tembang “Cidro” yang tengah dibawakan Didi Kempot, ketika itu di Taman Balekambang, Solo.

Jarkiyo menyertakan sebutan seperti “Surakarta Sad Boy Club”, “Bapak Loro Ati Nasional”, dan  “Lord Didi”. “Saya pun merekam tidak punya impian akan memviralkan ini, tidak sama sekali. Memang benar-benar natural, pada akhirnya alam yang membantu kita, reaksinya seperti ini,” kata Jarkiyo.

Di antara yang membuat videonya melejit adalah karena dibagikan ulang oleh seorang seleb Twit bernama Agus Magelangan dalam thread panjang di Twitter-nya @AgusMagelangan. “Yang nge-upload teman saya, tapi videonya dari saya, terus disamber Mas Agus. Malam-malm setelah nonton capek, tidur, bangun-bangun notif-ku benar-benar banyak,” ujar Jarkiyo.

Agus inilah yang kemudian memberi julukan Godfather of Broken Heart bagi Didi Kempot. Dari sini, Jarkiyo menyimpulkan, untuk bisa membuat sesuatu yang besar, dibutuhkan seseorang yang menjadi pemantik, seperti apa yang dilakukan Agus Magelangan.

Baca Juga:  SMANSA Bogor '91 Berbagi di Kampung Bebek dan Ciwaringin

Sementara itu Didi Kempot sendiri mengaku tidak tahu ihwal penyebutannya sebagai Godfather of Broken Heart. “Saya enggak tahu persis, tiba-tiba itu muncul sempat ramai juga itu. Ternyata di situ ada beberapa teman-teman di Solo juga, anak-anak muda malah. Itu ternyata dia sangat peduli dengan budaya yang ada di sini, akhirnya muncul apa lah itu. Saya jadi bapaknya bocah-bocah patah hati, Godfather of Broken Heart,” akunya.

Mendapat julukan itu, ia mengaku tidak heran tetapi sempat bingung. Mengapa?

“Sempat bingung, satu orang sakit hati saja sudah bikin bingung, ini saya jadi bapaknya cah-cah loro ati banyak sekali,” ujar Didi.

Akan tetapi, pria 52 tahun itu mengaku senang dan tidak ada masalah dengan julukan-julukan yang ditujukan kepadanya. (02)

 

Sumber: Kompas.com