07/02/2023
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net/Jakarta – Menanggapi santernya usulan masyarakat yang berupaya menduetkan dirinya dengan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024, Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani menegaskan tetap berpegang pada Keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.

Hal tersebut, kata dia, mengingat rekomendasi hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDIP menyebut soal penetapan capres-cawapres merupakan hak prerogratif Megawati Soekarnoputeri selaku ketua umum partai.

“Kemarin di Rakernas sudah disampaikan itu hak prerogatif ketua umum,” kata Puan kepada media di JCC, Jakarta, Sabtu 25 Juni 2022.

Karena itu dia menegaskan agar semua pihak menunggu dulu keputusan resmi soal Capres-Cawapres dari Megawati. 

“Kita tunggu saja bagaimana perhitungan dan bagaimana ibu Mega putuskan,” tuturnya.

Adapun yang sejak awal paling kencang menyuarakan duet Ganjar-Puan adalah LGP (Laskar Ganjar-Puan).

Dalam Musyawarah Nasional I di Blitar belum lama ini mereka LGP merekomendasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Menurut Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar-Puan (LGP), Mochtar Mohamad, dlam munas yang diikuti DPD dan DPC seluruh Indonesia itu ada tiga keputusan hasil yang dihasilkan. 

Di antaranya keputusan yang dihasilkan  adalah merekomendasikan pasangan Ganjar-Puan ke DPP PDIP untuk menjadi Bakal Capres/Cawapres 2024.

“Merekomendasikan pasangan Ganjar-Puan ke DPP PDIP untuk menjadi Bakal Capres/Cawapres 2024,” ujar Mochtar kepada wartawan, Minggu 20 Juni 2022.

Mochtar Mohamad (dok.LGP)

Sedangkan keputusan penting lainnya adalah mengevaluasi pengurus DPP LGP dan penambahan pengurus, serta konsolidasi organisasi LGP tuntas sampai ranting Desa/Kelurahan selesai Desember 2022.

Adapun melihat peta politik mutakhir di tanah air, Mochtar memprediksi Pilpres 2024 berpotensi satu putaran karena diikuti dua pasangan Capres-Cawapres.

Baca Juga:  Dari AS, Presiden Jokowi Kunjungi Pasar Cibinong dan Serahkan Bantuan Kepada Para Pedagang

Kecenderungan tersebut terlihat dari tren koalisi besar partai pendukung Pemerintah Jokowi dipimpin PDI Perjuangan dengan koalisi Partai Nasdem bersama partai oposisi seperti partai Demokrat dan PKS.

Mochtar menyebutkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan menjadi queen maker mengingat kondisi skenario koalisi nantinya akan bergantung pada langkah PDI Perjuangan.

Menurutnya peta tersebut akan semakin jelas setelah Rakernas 2 PDI Perjuangan tanggal 21-23 Juni 2022.

“Dugaan saya ke internal, sinyal untuk Mas Ganjar dan Mbak Puan ini terasa getarannya dari Ibu Megawati Soekarno Putri dan kebetulan tanggal 21 Juni itu Haul Bung Karno dan Ultah Presiden Joko Widodo,” imbuhnya.

Prediksi Mochtar Mohamad tersebut tampaknya menunjukkan tanda-tanda mendekati kebenaran menyusul Ganjar Pranowo menjadi orang yang diberikan tanggung jawab untuk membacakan langsung rekomendasi eksternal hasil Rapat Kerja Nasional keduanya di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022).

Semula Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kritiyanto membacakan pemgantar hasil Rakernas kedua PDIP tersebut.

Setelah itu dia mempersilakan Ganjar membacakan rekomendasi hasil Rakernas berkaitan dengan tema ideologi pancasila, sistem politik dan Pemilu 2024. (Taufik BS)