21/05/2024
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net/Bogor – Siswa-siswi SD Negeri Polisi I terlihat riang gembira pada Selasa (6/6/2023) pagi. Mereka senang menyambut kedatangan rombongan dari Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris untuk Indonesia di Kebun Raya Bogor (KRB).

Pihak kedutaan juga memboyong pasukan The Royal Yeomanry (Inns of Court and City Yeomanry), yakni band militer Inggris. Kunjungan kedubes dan Royal Yeomanry Band ke Indonesia ini merupakan bagian dari perayaan Pesta Ulang Tahun Raja (KBP), yakni hari ulang tahun resmi Yang Mulia Raja Charles III yang diperingati oleh Kedutaan Besar dan Komisariat Tinggi di seluruh dunia pada bulan Juni.

Acara ini menyusul Penobatan Raja Charles III yang telah berlangsung pada 6 Mei 2023 yang disaksikan oleh seluruh dunia, termasuk Indonesia. Rombongan kedutaan dan pasukan The Royal Yeomanry juga disambut langsung Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Di awal kegiatan, rombongan Kedutaan Besar Inggris diajak berkeliling Kebun Raya Bogor. Mereka menikmati sejuknya udara di KRB dan keramahan warga yang sedang beraktivitas di sana. Usai berkeliling, rombongan kembali ke Resto Raasa untuk beberapa pertunjukan.

Pertunjukkan pertama oleh dua siswi SD Negeri Polisi I yang menampilkan tari jaipong khas Sunda. Dilanjut dengan pertunjukkan oleh band militer Inggris The Royal Yeomanry. Sedikit informasi bahwa band ini terdiri dari dua pemain Terompet, satu pemain Alto Saxophone, satu pemain Trombone, satu pemain Tuba dan satu pemain drum/perkusi.

Band ini dibentuk pada tahun 1961 setelah penggabungan Inns of Court Regiment (Resimen Pengacara) dengan The City of London Yeomanry yang akhirnya membentuk Inns of Court & City Yeomanry.

Band ini berbasis di Holderness House di Kota London. Band ini hadir di Indonesia atas izin dari Letnan Kolonel Charles Field, Komandan, The Royal Yeomanry.

Baca Juga:  Potensinya Sangat Bagus, Iwan Setiawan Minta Akses Wisata Sukamakmur Lebih Optimal

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Matt Downing menjelaskan, Negara Inggris baru saja memiliki raja baru, yakni Raja Charles III yang dimahkotai pada 6 Mei lalu. Dan setiap Juni, seluruh dunia ikut merayakan ulang tahun sang raja Inggris.

“Dan ini adalah kesempatan bagi kami juga untuk merayakan hubungan kami dengan Kota Bogor. Kedatangan Royal band ini menunjukkan sebuah tradisi militer dari Inggris yang bisa kita bagikan bersama teman-teman di sini. Bisa mempersatukan tradisi Inggris dan juga tradisi Indonesia,” kata Matt.

Lalu mengapa di Kebun Raya Bogor? Matt menjawab bahwa KRB memiliki hubungan yang kuat dengan Inggris, diawali dengan Stamford Raffles yang menjabat sebagai Letnan Gubernur di Jawa, bertempat tinggal di Istana pada tahun 1811 dan memiliki taman dengan lanskap gaya Inggris, yang kemudian menjadi inspirasi bagi Kebun Raya.

Sambung Matt, Keterkaitan sejarah Inggris dengan Kebun Raya Bogor dimulai pada abad ke-18 pada masa kepemimpinan Stamford Raffles. Kebun Raya Bogor juga merupakan rumah bagi bunga raksasa, “Rafflesia (Rafflesia Arnoldii), salah satu tanaman paling langka di Indonesia.

“Kebun Raya Bogor ini kebun yang sangat indah dan amat sangat berkesan dengan keindahan dari Kebun Raya Bogor. Ada ikatan sejarah antara Inggris dan Indonesia, Kebun Raya Bogor juga bekerjasama dengan Kew Garden yang ada di London,” kata Matt.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, Kota Bogor merasa terhormat menjadi bagian dari perayaan ulang tahun Yang Mulia Raja Charles III. Apalagi Kebun Raya Bogor, yang memiliki hubungan sejarah khusus dengan Inggris sejak abad ke-18.

“Dan belakangan ini juga menjadi bagian dari kerja sama Inggris-Indonesia untuk melestarikan keanekaragaman hayati Indonesia – seperti kolaborasi antara Kebun Raya Bogor, Kew Gardens dan Departemen Riset Indonesia (LIPI),” terangnya. (Adenan M)