09/10/2026
IMG_20261003_101729

DPD MUKI Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Bakesbangpol dan RS EMS Sentul City, menggelar cek kesehatan dan seminar gratis di GPI Citeureup, Bogor, Sabtu (3/10/2026).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net – Ratusan warga di sekitar GPI Citeureup antusias mengikuti medical check up (MCU) dan seminar bertajuk “Generasi Bebas Stunting, Wasting dan Obesitas” yang diselenggarakan DPD MUKI Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Bakesbangpol dan RS EMC Sentul City, di GPI Citeureup, Bogor, Sabtu (3/10/2026).

Ketua DPD MUKI PS Adenan Manurung dalam sambutannya mengatakan bahwa MUKI sudah sah terdaftar di Bakesbangpol Kab Bogor bersama sekitar 400 ormas lainnya.

“Kalau ada aspirasi dari warga kami siap memperjuangkan. Kita didukung 60 profesor dan kita terbuka untuk semua masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Adenan, saat memberikan sambutan di GPI Citeureup, Sabtu (3/10/2026).

Selfiany Goretty, S.Psi.,M.A.P mewakili Kepala Bakesbangpol Kab. Bogor menyampaikan apresiasi kepada MUKI atas kegiatan yang diselenggarakannya mengingat kesehatan merupakan kunci kemajuan bangsa.

”Pemkab Bogor tidak bisa bekerja sendiri. MUKI mempunyai peran yang kuat dalam mencegah stunting, wasting dan obesitas,” tandas Selfiany dilanjutkan membuka kegiatan itu.

Dokter Meily Yohanna dari DPD MUKI Kab. Bogor dalan paparannya menyebutkan stunting dan wasting adalah dua masalah gizi buruk (malnutrisi) pada anak yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia.

 

 

Keduanya, kata dia, sejak dini terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan sangat penting agar anak dapat tumbuh optimal, sehat, dan berprestasi.

“Meski sama-sama disebabkan oleh kurangnya asupan gizi, stunting dan wasting adalah kondisi yang berbeda secara fisik dan dampaknya,” tandasnya.

Stunting bukan sekadar masalah anak berbadan pendek. Pendeknya adalah gejala luar, namun dampak terbesarnya terjadi pada organ dalam dan otak anak.

Perkembangan Otak Melambat: Anak yang mengalami stunting memiliki otak yang tidak terkoneksi dengan sempurna. Hal ini mempengaruhi kecerdasan, daya ingat, dan kemampuan konsentrasi di sekolah.

Saat dewasa, anak yang pernah stunting lebih berisiko mengalami penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.

Sedangkan wasting adalah kondisi darurat yang mengancam jiwa. Wasting atau kondisi anak yang sangat kurus adalah ancaman langsung bagi keselamatan jiwa. Ketika tubuh kekurangan energi dari makanan, tubuh akan membakar cadangan lemak dan otot untuk bertahan hidup.

Daya Tahan Tubuh Anjlok: Tubuh anak tidak memiliki energi cadangan untuk melawan infeksi sederhana sekalipun.

Risiko Komplikasi Tinggi: Anak rentan mengalami hipotermia (kedinginan), hipoglikemia (gula darah turun), hingga gangguan fungsi organ.

Risiko Kematian: Anak dengan wasting berat mempunyai risiko kematian hingga 9 kali lipat dibandingkan anak dengan gizi baik jika tidak ditangani dengan cepat.

Pencegahan terbaik dilakukan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). yaitu sejak bayi berada di dalam kandungan hingga berusia 2 tahun.

Nutrisi Optimal Selama Kehamilan Ibu hamil wajib mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya akan protein dan zat besi. Jangan lupa meminum Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai anjuran dokter untuk mencegah anemia.

Sedangkan dr Tri Hayati SPPD dari RS EMC Sentul City menyebutkan bahwa obesitas sering kali hanya dipandang sebagai masalah penampilan atau ukuran baju yang membesar.

Padahal, dari sudut pandang medis, obesitas adalah sebuah penyakit kronis yang membutuhkan perhatian serius, empati, dan penanganan yang tepat.

“Sebagai dokter, saya sering mendapati pasien yang datang membawa rasa bersalah dan patah semangat. Banyak yang menganggap keberatan berat badan terjadi semata-mata karena “kurang niat” atau “terlalu banyak makan”. Ini adalah anggapan yang salah. Obesitas adalah kondisi medis yang kompleks, dipengaruhi oleh interaksi biologi, hormon, lingkungan, dan gaya hidup,” katanya.

Secara sederhana, obesitas adalah penumpukan lemak tubuh yang berlebihan hingga dapat mengganggu kesehatan.

Tubuh kita sebenarnya membutuhkan lemak sebagai cadangan energi, pelindung organ, dan pengatur hormon. Namun, ketika jumlahnya terlampau banyak, jaringan lemak akan meradang dan mengukur fungsi kerja organ tubuh lainnya.

Sebelumnya, ratusan warga Citeureup mengikuti cek kesehatan gratis (MCU), meliputi tensi, asam urat dan kolesterol. Dalam waktu dekat kegiatan sejenis akan digelar di Kecamatan Cariu, Kab. Bogor. (Adenan/Rizal/Taufik).