18/05/2022
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net/Bogor – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim secara simbolis menerima 250 paket bantuan dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) binaan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor di Posko Satgas Gedung Wanita, Kecamatan Bogor Tengah. Jumat (29/1/2022).

Hal itu juga sekaligus memberikan informasi kembali kepada masyarakat bahwa Posko Satgas Covid-19 di Gedung Wanita telah diaktivasi kembali. Mengingat kasus harian Covid-19 di Kota Bogor kembali mengalami lonjakan dalam sepekan ini.

“Hasil rapat kita Forkopimda beberapa hari yang lalu itu merekomendasikan bahwa posko menjadi salah satu simbol dari kita Pemkot Bogor siap menghadapi Omicron,” kata Dedie di Gedung Wanita.

Sesuai fungsinya, ada beberapa hal yang diprioritaskan di dalam posko. Pertama ketersediaan sembako kepada mereka yang melakukan isolasi mandiri (isoman) di kediaman masing-masing. Yang nantinya dikoordinasikan dengan aparat di wilayah dan Polresta Bogor Kota.

Kedua, posko ini nantinya akan mencoba untuk melengkapi kebutuhan – kebutuhan kedaruratan. Seperti oksigen, alat pelindung diri (APD), peti jenazah, apabila diperlukan. Masker, hand sanitizer, dan disinfektan.

“Artinya kita juga mau tidak mau harus mengantisipasi apabila teejadi hal hal yang tidak diinginkan. Kenapa harus disiapkan? Karena indikasinya sudah terjadi peningkatan kasus. Sudah lebih dari 50 per hari, sementara di nasional sudah di atas 8.000. Ini yang harus kita aktivasi,” jelas Dedie.

Selain posko, yang harus diaktivasi kembali adalah rumah sakit perpanjangan dari RSUD (Rumah Sakit Lapangan). Pun juga siapkan para dokter, tenaga kesehatan (nakes), ruang isolasi bertekanan negatif, termasuk oksigen dan lain – lain.

“Jadi itu simbol kesiapan Pemkot Bogor menghadapi Omicron yang kelihatannya semakin hari semakin mengkhawatirkan,” tambahnya.

Baca Juga:  KBRI Tokyo ke Kota Bogor, Bahas Kerja Sama Pembangunan Rumah Sakit

Terakhir, kata Dedie, Pemerintah Kota Bogor melalui Satgas Covid-19 akan intensifkan lagi testing tracing treatment. Melihat kondisi yang sudah banyak dilakukan isolasi, maka tingkat puskesmas harus kembali melakukan visitasi ke rumah yang isoman di masing-masing kediaman. Yang tentu harus dibekali peralatan dan obat – obatan.

Saat pemberian bantuan secara simbolis di Gedung Wanita, Dedie juga didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya. (Adenan M)