07/02/2023
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang (foto:dpr.go.id).

Klikpos.net/Jakarta – Pemilihan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) maupun Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) di daerah saat ini dinilai sarat KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) sehingga yang terpilih malah yang tidak berkualitas.

Hal tersebut dikemukakan Wakil ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Bawaslu di ruang rapat Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (15/11/2022).

“Praktik di lapangan Pak, yang terpilih Panwaslu banyak didasarkan KKN, yang tidak paham, di lapangan banyak itu pak. Tolong ini dikoreksi Pak Ketua dan teman-teman Komisioner. Bahkan banyak sebenarnya bos-bos Bawaslu di daerah yang tidak tunduk kepada Bawaslu pusat, betul enggak itu?. Kenapa demikian? Transaksional pak, saya punya bukti banyak kalau mau, saya mau lapor polisi pak, tolong dicermati,” ujar Junimart.

Dia berharap pengurus Bawaslu dan KPU tidak bekerja untuk cari kekayaan, jangan sampai jabatan di Bawaslu dan KPU jadi ajang transaksional. 

Harapannya, agar seluruh penyelenggara pemilu, dari tingkat pusat, provinsi sampai daerah-daerah itu benar-benar bersih.

“Kami ingin penyelenggara pemilu itu bersih semua pak, tapi di bawah itu, dikoreksi ini pak, panggil itu semua. Jadi tidak segampang itu, orang bisa jadi Ketua Bawaslu provinsi, ketua bawaslu kabupaten/kota dan Panwaslu. Karena garda terdepan itu Panwaslu, jadi jangan orang masuk jadi panwaslu cari makan pak, ini pengabdian, bukan cari makan, apa lagi cari kaya,” tambahnya. (Adenan/Taufik)

 

Sumber: Parlementaria

Baca Juga:  Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Tugu dan Bendungan Gongseng di Jawa Timur