Waketum PSI Bro Ron bersama Ketua DPD PSI Kab. Bogor, Rena Da Frina serta jajaran pengurus di Babakan Madang, Kab. Bogor, Jumat (15/5/2026) (foto:Ade).
Klikpos.net – Pernyataan “caleg tidak PSI tidak pakai mahar” kembali diteriakkan oleh Ronald Aristone Sinaga, yang lebih dikenal sebagai Bro Ron, Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) dan mantan Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat V Kabupaten Bogor.
Hal itu diungkapkannya saat menghadiri kegiatan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kabupaten Bogor yang terus bergerak konsolidasi struktur pengurus di tingkat DPRT di kantor DPD PSI Ruko Victoria, Desa Madang, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jumat 15 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembagian surat keputusan atau SK kepengurusan ranting atau desa yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB oleh Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor Rena Davrina didampingi wakil ketua umum ketua umum DPP PSI Ronald Asinaga atau Bro Ron.
Hadir dalam kegiatan itu beberapa ketua DPC dari beberapa kecamatan dengan membawa struktur ranting untuk menerima SK kepengurusan langsung dari DPD.
Rena Drina menegaskan bahwa pembentukan ranting merupakan langkah strategis untuk memperluas gerakan PSI serta mendekatkan partai kepada masyarakat. Dalam kesempatan itu dibagikan SK Pengurus DPRT dari 6 kecamatan di Kabupaten Bogor, yakni: Kecamatan Babagan Madang, Cariu, Pamijahan, Ciampea, Cibinong dan Klapa Nunggal.
“Pembagian SK ini bukan hanya simbol administrasi, tetapi untuk tanggung jawab dan komitmen bersama untuk membangun PSI yang solid, aktif, dan hadir di tengah masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rena Davina.
Dalam kesempatanitu DPD PSI Kabupaten Bogor menyerahkan SK kepada 72 DPRt dan 6 SK Pengurus kepada 6 DPC.
Menurut Bro Ron memang kegiatan prioritas membentuk struktur partai yang kemudian akan dilanjutkan dengan penjaringan calon.
“Jadi memang kita membentuk struktur itu dari DPD, DPC. Kalau DPC sudah semua 40 kecamatan sudah tinggal nanti DPRT-nya. Tapi insya allah bulan depan semuanya clear 435 DPRT. Ke depan kita setelah nanti DPRT selesai kita mulai penjaringan Caleg ya. Jadi kalau teman-teman ingin bergabung untuk nyaleg di partai PSI silakan gabung dari awal. Sudah ada figur-figur, tapi off the record dulu,” ujarnya.
Lebih jauh Bro Ron menegaskan agar yang mau jadi kader atau bahkan pengurus segera bergabung.
“Masuk PSI tidak pakai uang. Jadi enggak perlu khawatir, nggak perlu khawatir. Wah mahal maharnya. Nggak ada mahar sama sekali. Enggak ada mahar nggak ada mahal. Ada kemarin yang hampir kena. Saya katakan PSI tidak minta uang untuk menjadi kader PSI. Dah itu aja saya mau sampaikan. Oke?” tandas Bro Ron.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris DPC PSI Kecamatan Cibinong, Adenan Manurung, sangat menyambut baik pernyataan tegas itu.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan untuk menghilangkan praktik korupsi sejak awal. Dengan menjadi caleg tanpa mahar maka saat terpilih nanti caleg bersangkutan tidak ada kebutuhan mengembalikan modal yang sering identik dengan praktik korupsi.
“Kebijakan caleg tanpa mahar ini memberikan kesempatan yang setara bagi putra-putri terbaik bangsa untuk terjun ke dunia politik dan memperjuangan aspirasi rakyat secara murni tanpa embel-embel,” tedas Adenan Manurung. (fik)
