31/01/2023
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net/Bogor-Bupatikan, di saat daerah lain kekurangan uang atau finansial untuk membangun karena terkena refocusing, Alhamdulillah Kabupaten Bogor over target dengan capaian pajak 114,7 %. Hal tersebut diungkapkannya pada acara Anugerah Pajak Daerah Kabupaten Bogor tahun 2021, di Pullman Hotel, Ciawi, Rabu (22/12/2021).

Hadir pada acara penganugerahan tersebut, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, Perwakilan Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Ketua Pengadilan Agama, Perwakilan Danlanud ATS, Sekda Kabupaten Bogor, Pimpinan Bank Jabar, Pimpinan Bank BNI, Ketua IPPAT, jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, para camat, kepala desa dan lurah serta para wajib pajak.

Bupati Ade Yasin menyebutkan, capaian 114,77 % ini tidak mudah diraih di saat pandemi seperti saat ini. Terima kasih kepada jajaran Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor, disaat daerah lain kekurangan uang atau finansial untuk membangun, karena anggarannya terkena refocusing, harus berbagi antar anggaran Covid dan pemulihan ekonomi, BLT dan lain-lain, tetapi Bappenda Kabupaten Bogor malah over target.

“Dengan kelebihan target 308,7 milyar rupiah, akhirnya kami bisa menutup kekurangan-kekurangan yang seharusnya diterima pada tahun 2021. Contohnya bagi hasil pajak dari provinsi dipotong dari Rp.900 milyar jadi Rp.200 milyar,” ujar Ade.

Ade menuturkan, ini membuat kami bingung di akhir tahun anggaran, bagaimana menutupi program yang sudah jalan tapi uangnya tidak ada. Tapi dengan over targetnya Bappenda, Alhamdulillah bisa tertangani dengan baik.

“Kemudian di saat daerah lain berhutang untuk menjalankan roda pemerintahan, untuk membangun infrastruktur dan lain-lain, Alhamdulillah Kabupaten Bogor tidak pernah berhutang. Insyaallah sampai kapanpun kita akan bisa mendanai pembangunan dengan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Bogor, selain dari potensi APBD provinsi maupun APBN,” tutur Ade.

Baca Juga:  Media Massa Dibutuhkan Untuk Melawan Post Truth dan Hoax

Ade menambahkan, dengan pajak, dan inovasi-inovasi di bidang perpajakan yang dijalankan oleh Bappenda, seperti menghapus biaya administrasi, menghapus denda, menerapkan diskon pajak, dan lain sebagainya, membuat wajib pajak yang menunggak akhirnya mau membayar. Tentunya ini inovasi yang baik, yang tentunya disaat pandemi ini kita butuhkan. (TKP/Adenan/Taufik)