28/02/2024
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net – Ketua Umum PARIBAN (Prabowo Gibran ) 02 begitu bersemangat jika berbicara soal kaum Milenial dan Gen Z oleh karena kontribusinya dalam Pemilu kali ini memang menjadi faktor yang sangat menentukan  bahkan mendominasi dalam jumlah pemilihnya.

Hal tersebut juga yang membuat Benlis Butar Butar dan seluruh pengurus inti PARIBAN 02 hadir di Pendekar Bar & Resto Gading Serpong dalam acara Pandawa 5 Sportainment Day Kamis 7 Februari 2024 yang diselenggarakan oleh PARIBAN (Prabowo Gibran) 02 bersama team Pandawa 5.

Sektor gim e-sport dalam beberapa tahun belakang menjadi salah satu industri yang paling disorot di Indonesia. Popularitasnya bahkan kemudian melahirkan berbagai turnamen bergengsi di level nasional. Di level Sea Games, bahkan juga dihadirkan cabang e-sport untuk dipertandingkan.

Beberapa tim e-sport pun lalu bermunculan, dan hingga saat ini sebagian dari kita akrab dengan istilah seperti pro player, yakni para pemain gim e-sport profesional yang bergabung dengan tim profesional dan melahirkan profesi baru. Pendiri dan CEO tim e-sport RRQ (Rex Regum Qeon), demikian Benlis Butar Butar menjelaskan analisanya mengenai mengapa sektor e-sport bisa menjadi populer di Indonesia.

Merujuk data Komisi Pemilihan Umum (KPU), Daftar Pemilih Tetap (DPT) Nasional untuk Pemilu 2024 sebesar 204.807.222 jiwa. Dari jumlah itu kurang lebih 55 hingga 60 persen di antaranya merupakan pemilih muda atau sekitar 106.358.447 jiwa.

Fakta menarik dalam Pemilu kali ini datang dari data Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) yang menunjukkan penentu masa depan Indonesia bergantung dari pilihan generasi milenial sebagai kontributor suara tertinggi, sebanyak 33%.

Data Lemhanas RI menunjukkan demografi pemilih terbagi menjadi lima tipe generasi dengan kontribusi persentase jumlahnya dengan pendefinisian setiap generasi berdasarkan situs Indonesia baik milik Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Baca Juga:  Plt. Bupati Bogor: Otonomi Daerah Pacu Percepatan dan Pemerataan Pembangunan

Generasi Z, identik dengan hal-hal baru dan terbuka terhadap isu global, kini memiliki peran penting dalam menentukan arah Indonesia.

Gen Z bersama dengan generasi milenial, memiliki potensi besar sebagai kelompok usia produktif yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Kesadaran mereka terhadap peran dalam pemerintahan dan partisipasi dalam Pemilu 2024 menjadi kunci untuk memaksimalkan bonus demografi ini. Meskipun memiliki kelebihan, Gen Z juga dihadapkan pada kekurangan, seperti individualisme, kurang fokus, ketidak kesabaran, dan emosi yang labil.

Tidak hanya itu, survei Status Literasi Digital Indonesia pada 2022 yang dilakukan Kominfo juga mencatat gabungan generasi Y dan Z menggunakan internet lebih dari 6 jam per hari.

Fenomena ini menimbulkan perkiraan bahwa media sosial akan memegang peranan kunci dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Data Mafindo yang dikutip dari Lemhannas RI menunjukkan Facebook (49%), WhatsApp (16%), dan Twitter (12%) akan menjadi media utama penyebaran disrupsi informasi.

Itu sebabnya keikutsertaan dan dominasinya Kaum Milenial dan Gen Z kali ini sangatlah menjadi penentu untuk Kemenangan Prabowo Gibran dalam Sekali Putaran, ini menjadi mutlak oleh karena semakin lama pemilu berlangsung maka ketidakpastian hukum bakal semakin lama. Investasi yang bakal masuk pun menjadi tertunda.

“Saat Pemilu konsumsi memang naik, tapi investasi nggak naik meski kredit naik 8%. Suku bunga setengah tahun ini akan tinggi. Ketidakpastian akan terjadi, kita harus antisipasi terus menerus,” kata Benlis.

Pemilihan Umum (Pemilu) yang bakal berlangsung 6 hari lagi 14 Februari nanti membawa banyak dampak bagi perekonomian RI. Ekonom Ketua Umum PARIBAN 02  mengungkapkan potensi pemilu 2 putaran juga bisa membahayakan utamanya dalam hal masuknya investasi.

Saat ini banyak pelaku usaha yang menanti kepastian hukum dan kelanjutan dari pimpinan negara selanjutnya. Jika pemilu berlangsung 1 putaran, maka kepastiannya bakal lebih cepat, sementara jika 2 putaran maka kepastian tersebut akan lebih lama lagi.

Baca Juga:  443 Warga Binaan Lapas IIA Bogor Dapat Remisi

“Kalau 1 putaran beres, kepastian hukum ada. Kalau 2 putaran kemungkinan baru Juni, nah Februari-Juni wait and see. Bahkan banyak pengusaha belum tahu akan investasi kemana karena pasti menunggu 2 putaran,” katanya di sela sela acara E Sport yang diselenggarakan di Pendekar Bar & Resto Gading Serpong. (Adenan Manurung)