Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net/Bandung– Kelangkaan alat kesehatan menjadi halangan terbesar bagi tenaga medis selama pandemi COVID-19. Lonjakan kebutuhan alat kesehatan, baik dari rumah sakit dan fasyankes, secara bersamaan menjadi faktor penyebabnya.

Kelangkaan alat kesehatan bagi tenaga medis tak hanya menghambat pelayanan medis, tetapi juga berpotensi menyebabkan tenaga kesehatan (nakes) dan petugas kesehatan terpapar COVID-19 saat bertugas.

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) merespons situasi tersebut dengan memasukkan fitur Logistik dalam aplikasi Pikobar. Dengan fitur tersebut, nakes di fasyankes maupun Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Jabar dapat mengirim permohonan pengadaan alat kesehatan.

Koordinator Sub Divisi Logistik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabar Sri Endang Marwati yang juga Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jabar mengatakan, fitur tersebut mempermudah distribusi alat kesehatan ke kabupaten/kota maupun fasyankes.

“Koordinasi antar organisasi perangkat daerah pemangku logistik COVID-19 menjadi lebih mudah dilakukan dengan adanya Pikobar,” kata Sri di Bandung.Jumat 19 Febuari 2021.

“Permohonan logistik COVID-19 dari seluruh rumah sakit, puskesmas, klinik maupun instansi lainnya di 27 daerah di Jabar dengan cepat dan transparan bisa ditindaklanjuti, mulai dari manajemen administrasi hingga penerimaan pelaporannya,” imbuhnya.

Hingga saat ini, Satgas Penanganan COVID-19 Jabar sudah menyalurkan lebih dari 1 juta masker medis dan perlengkapan APD Set lainnya ke berbagai rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan di Jabar.

Pages : 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *