13/07/2024
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
43

Klikpos.net – Sarasehan Gereja Pemulihan Firman (GPF) ke-7 diadakan di Hotel Bintang Bali Resort, Jalan Pantai Kute, selama 3 hari, 28 hingga 30/5/2024.

Berbagai acara dirancang oleh panitia. Dalam pertemuan para pejabat atau para gembala-gembala yang datang dari dalam dan luar negeri ini untuk mengevaluasi perkembangan pelayanan di setiap daerah pelayanan masing-masing dan memadukan persepsi.

Dalam kesempatan hari pertama, opening ceremony berlangsung sangat luar biasa, dimana para gembala membawa bendera GPF gereja lokal, kemudian didaulat masuk ke ruang sidang oleh Ketua Majelis dengan urutan Bendera Merah Putih yang dibawa Gembala Markus Bawani, kemudian urutan kedua diikuti Bendera GPF Hodu la Yahweh Kopeng dibawa Gembala Yefta Mulyanto, kemudian bendera lokal yang ketiga GPF Surya Kebenaran Ambarawa, sebagai bendera Pusat yang dibawa Gembala DR Simeon Sulistyo, dan selanjut hingga seluruhnya memasuki ruangan pertemuan, dengan Vic, Romario Rindo Rifara dan sebagai WL (worship leader) dengan pekerjaan sehari hari penyiar di Radio Suara Kebenaran Ambarawa FM 107.8 FM.

Ketua Panitia DR Simeon Sulistyo dalam paparannya pada hari kedua, seperti tema “beritakan nama ELOHIM” dalam kesehatian agar nama bapak surgawi dimana kita berada kita beritakan atau kumandangkan, Tuhan sangat suka dan senang dengan kesehatian, jika kita bersehati dan satu tujuan serta bersekutu, nama Bapa dimuliakan. Seperti yang terambil didalam:
Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: “Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana.

Baca Juga:  Komisi XI DPR RI Kunker ke Kota Bogor, Bima Arya Sampaikan Ikhtiar Revitalisasi Pasar Tradisional

“Dan kalau kita sepakat apa saja bisa terjadi, sehingga Indonesia dipenuhi kemuliaan Elohim Yahweh.
Matius 18:19-20 (ILT3) 19 Lagi Aku berkata kepadamu, bahwa jika dua orang dari kamu sepakat di bumi mengenai setiap perkara, apa saja yang mereka minta akan terjadi pada mereka dari Bapa-Ku yang di surga.
20 Sebab di mana ada dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di sana Aku hadir di tengah-tengah mereka.”

Amos 3:3 (ILT3) “Apakah dua orang akan berjalan bersama-sama, kecuali jika mereka telah bersepakat?

Yang menghambat kesehatian adalah ketidaksamaan tujuan dan emosi negatif.

Dalam kesempatan itu, Ketua Majelis Gereja Pemulihan Firman Pusat (GPF), DR Yakub Sulistyo, S. Th, MA kepada seluruh pejabat atau gembala yang bernaung di GPF mengatakan jika sudah punya nomor induk menjadi pejabat di GPF selalu taat dan bersemangat dengan mempedomani AD/ART, karena jika mengundurkan diri dari pejabat GPF dan ingin menjadi pejabat lagi, kami tidak akan menerima kembali menjadi pejabat, akan tetapi jika mau menjadi jemaat silahkan berjemaat dengan baik, ujarnya dengan tegas.

“Gereja Pemulihan Firman (GPF) yang ada hingga saat sarasehan ke-7 ini berjumlah 43 Gereja belum termasuk pos pelayanan, yakni dalam dan luar negeri.

Dewan Penasehat MUKI (Majelis Umat Kristen Indonesia) Jawa Tengah ini menambahkan untuk pertumbuhan GPF sekitar lima persen, ” yang didampingi sekretaris umum GPF, Yefta Mulyanto,” katanya menjelaskan.

Dalam kesempatan Sarasehan ke-7 tersebut, dua pejabat dilantik yakni Gembala Buhawanton Hutasoit, GPF Anugerah Yahweh Batam, dan Gemb.Md Hadasah Roida Hutasoit, SKM, GPF Perisai Doa, Lubuk PAKAM.

“Saya sangat bersukacita bertemu dengan yang satu Roh dalam Bapa Yahweh didalam Yeshua HaMasiakh serta persekutuan Roh Kudus, api dan semangat Ruach HaQodes atau Roh Kudus untuk semua para pejabat di GPF ini,” ujar Gembala Tony Bastaman, Pastor Senior yang melayani di Los Angeles (LA), Amerika Serikat ini.

Baca Juga:  Hakim Nilai Tidak Bersalah Cemarkan Nama Baik Luhut, Haris Azhar dan Fatia Divonis Bebas

Ia mengakui di LA saja dalam persekutuan para Gembala pada Komunitas Gereja ada
137 Gereja, ujarnya.

“Jadi saya dengan pertemuan Sarasehan ke-7 Bali ini, Tidak domba di tengah- tengah srigala, tetapi sesama Domba, ujarnya dalam sukacita.

Hingga hari terakhir penutupan acara sarasehan ke-7, melalui renungan oleh Gembala Yefta Mulyanto,
Lukas 6:27-28 (ILT3)
27 “Namun Aku berkata kepadamu yang sedang mendengarkan: Kasihilah musuh-musuhmu, berbuat baiklah terhadap mereka yang membenci kamu,
28 berkatilah orang-orang yang mengutuk kamu, dan berdoalah bagi mereka yang menghina kamu.
dan ditutup doa berkat oleh Ketua Majelis Pusat Rev DR Yakub Sulistyo, S. Th, MA. (Adenan Manurung)