07/02/2023
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net/Bogor – Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Wakilnya, Dedie A. Rachim, Sabtu (22/10/2022), takziah ke salah seorang tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Terpadu Al-Um Pagentongan, KH. TB. Bahrum Zaman yang wafat, Jumat (21/10) pukul 17.00 WIB.

Suasana duka terlihat di wajah keluarga, pengurus pondok pesantren, santri hingga pelayat yang datang. Terlebih saat proses pemakaman di area pondok pesantren yang diiringi dengan pembacaan surah Al-Waqiah.

Selain Bima Arya dan Dedie Rachim, tampak hadir saat pemakaman Ketua MUI Kota Bogor 2017-2022, KH. Mustofa Abdullah Bin Nuh dan berbagai pihak di Kota Bogor.

Dihadapan semua yang hadir, Bima Arya atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengungkapkan dan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam.

Selain itu Bima Arya mengajak untuk mendoakan agar almarhum KH. TB. Bahrum Zaman diberikan tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT, diberi pahala yang berlimpah atas semua amal ibadahnya dan dilapangkan kuburnya. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan, ketabahan dan kesabaran.

“Almarhum KH. TB. Bahrum Zaman adalah sosok yang ikhlas dan tulus bagi umat dalam melakukan syiar dan dakwah agama islam, telah memberikan banyak sekali manfaat, tidak hanya bagi lingkungan pondok pesantren tetapi juga bagi Kota Bogor dan Bogor raya tercinta. Apa yang telah dilakukan almarhum semoga bisa dilanjutkan, tidak hanya oleh keluarga, tetapi juga oleh santri, anak didik dan oleh semua,” kata Bima Arya di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Al Falakiyah, Pagentongan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Rasa kehilangan diungkapkan KH Mustofa Abdullah Bin Nuh atas kepulangan KH. TB. Bahrum Zaman ke Rahmatullah. Dirinya mengungkapkan bahwa almarhum semasa hidupnya sangat dekat dengan dirinya walaupun jarang bertemu, bahkan dianggap sebagai kakak.

Baca Juga:  Gelar Audiensi, KPU Paparkan Rencana Pilkada Serentak di Kota Bogor

“Sekarang beliau sudah berpulang tetapi meninggalkan pusaka yang luar biasa yaitu pesantren. Semoga pesantrennya selalu diberikan keberkahan dan semoga almarhum menjadi ahli jannah,” katanya. (Taufik BS/Adenan M)