18/07/2026
Picsart_26-07-16_16-00-32-739
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

 

Klikpos.net – Rencana akan pindahnya Kantor Polisi Sektor (Polsek) Cibinong ke Kelurahan Pakansari, menuai protes dari masyarakat.

“Saya selaku warga masyarakat Cibinong kurang setuju untuk pemindahan Polsek Cibinong ke Pakansari. Alasannya dana yang dibutuhkan dalam pemindahan Polsek tersebut cukup fantastis,” ujar Ketua PSI Kec. Cibinong Alexsander Sitio, didampingi Sekretaris Adenan Manurung dan pengurus lainnya.

“Saya sih sudah mendengar rencana pemindahan kantor Polsek Cibinong tersebut ke Pakansari, akan tetapi kebenaran tersebut belum jelas, ” lanjut Adenan.

“Akan tetapi jika pemindahan itu di wujudkan bisa menambah beban negara, kecuali biayanya gotong royong,” tambahnya.

Lebih jauh Adenan menuturkan, di antara keberatan sebagian warga masyarakat atas rencana kepindahan itu yakni karena  harus menanggung biaya transportasi, sebab angkutan umum trayeknya tidak ada yang melintasi Pakansari, tambahnya

Untuk itu, kata dia, sebaiknya rencana pemindahan Polsek Cibinong yang kini  berada di Cirimekar itu ditinjau ulang. Sebab, administrasi surat menyurat yang selama ini kantor Polsek, Koramil dan Kecamatan sudah menjadi satu kesatuan di lingkungan dan saling berdekatan, katanya

Sementara itu, saat di konfirmasi rencana pemindahan Polsek Cibinong ke Pakansari saat menerima Pengurus Cabang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kecamatan Cibinong, Kompol Jony Handoko menyebutkan hal itu bukan wewenang kami, katanya

“Masalah rencana Pemindahan Kantor Polsek Cibinong itu bukan wewenang kami.  Kami hanya pengguna
yang penting keamanan, ketertiban Mmasyarakat (Kantibmas) masih terjamin,” ujar kapolsek yang didampingi Kanit Binmas AKP Agus.

“Tingkat kriminal di Polsek Cibinong ini terutama pencurian kendaraan bermotor (Ranmor), mungkin karena daerah perbatasan,” ujarnya.

Kapolsek yang sudah setahun lebih bertugas di Polsek Cibinong ini mengakui, ada juga kasus gantung diri.

“Inilah di butuhkan kepedulian masyarakat terhadap tetangganya, terlebih masyarakat yang masih mengontrak,” tambahnya.

Lebih jauh dia menambahkan, di wilayah Kec. Cibinong banyak pendatang dan yang masih mengontrak.

“Jadi sering tidak peduli terhadap tetangganya, padahal kami sudah melakukan sosialisasi melalui RT, RW oleh Babinmas. dan secara presentasi yang peduli cuman 25 persen, dan 75 persen kurang peduli,” tandasnya.

Terbukti dengan penemuan mayat yang sudah beberapa orang ditemukan membusuk karena terlambat diketahui.

Dua penemu mayat di Kel. Sukahati dan di Kel. Cirimekar berada di kontrakan hingga 5 hari baru ditemukan, bahkan di perum Ervina gantung diri sampai busuk.

“Jadi itulah kita harus peduli pada lingkungan tetangga,” tambahnya.

Padahal, kata dia, perkembangan Kamtibnas telah sampaikan pada lurah saat pengajian dan pertemuan rutin untuk mensosialisasikan untuk kepedulian lingkungan.

“Dan Sekarang gotong royong kita galakkan, tapi itu tergantung masyarakat, melalui RT/RW,” tandasnya.

“Saya juga imbau juga agar para ibu peduli terhadap anaknya yang masih kecil, agar saat berjalan dan bawa anak-anaknya baik dalam acara lebih konsentrasi untuk menjaganya, imbaunya. (AM/Fik)