07/02/2023
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net/Bandung – Jabar Data Visualization Festival (JDVF) yang baru pertama kali digelar diapresiasi Pemerintah.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat dinilai sangat bermanfaat karena mudahkan rakyat memahami data.

Hal tersebut dikemukakan Chief of Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan RI Setiaji, S.T., M.Si, di sela-sela acara (JDVF) di Grand Hotel Preanger Bandung, Sabtu (19/11/2022).

“Saya tentunya sangat menyambut baik sekali dan mendukung program yang selalu dilakukan secara konsisten Jawa Barat khususnya terkait dengan bagaiamana meliterasi masyarakat Jawa Barat terhadap data dan informasi,” ucapnya.

Setiaji mengatakan, dalam waktu dekat Indonesia akan memasuki tahun politik dengan digelarnya Pemilihan Presiden (Pilpres). Tentunya agenda ini akan sangat membantu untuk memberikan pemahaman dan juga kita bisa membaca data dengan baik dan bisa menyebar luaskan informasi dengan positif.

“Jadi sangat menyambut baik sekali terus dilakukan konsisten oleh Jabar khususnya Jabar Data Viz,” kata Setiaji.

Menurut Setiaji, Data Visualization sangat penting bagi masyarakat maupun pemerintah, karena dengan ini masyarakat akan lebih mudah dalam memahami sebuah data, untuk kemudian diimplementasikan.

“Tentunya ini sangat penting sekali bagaimana masyarakat kita yang listerasinya itu masih banyak yang perlu ditingkatkan dan Jabar sudah menghadirkan sebuah dashboard yang membantu untuk memvisualisasikan. Kalau kita baca data saja itu nggak semua orang paham terhadap data-data,” jelas Setiaji.

“Kemudian data setelah divisualisasikan itu jadi lebih mudah dicerna dan mudah diimplementasikan oleh masyarakat yang mungkin lebih awam oleh karena itu penting sekali dari sebuah data divisualisasikan menjadi informasi sehingga mudah bagi masyarakat mudah membaca dan menginterpretasikan dan menyebarkan kembali ke pihak yang lain dengan nilai yang positif,” imbuhnya.

Baca Juga:  Mudahkan Pelayanan, RSUD Kota Bogor Luncurkan Aplikasi SIMRS

Setiaji mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Provinsi Jawa Barat yang selalu terdepan dalam melakukan berbagai inovasi, termasuk diantaranya visualisasi data ini.

“Sebetulnya Jawa Barat ini menjadi Lead, menjadi provinsi yang terus-menerus melakukan inovasi yang terdepan. Ada beberapa pendekatan yang sama tapi lebih berbentuk data saja sementara visualisasi-nya dilupakan. Jabar ini provinsi yang memiliki inovasi yang luar biasa yang kemudian menjadi contoh buat kota dan provinsi yang lain dan berharap tentunya ini juga terus dilakukan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Barat Dr. Ika Mardiah, M.Si, mengatakan bahwa JDVF ini merupakan acara puncak dari kegiatan Jabar data festival yang berlangsung sejak bulan Oktober.

“Hari ini puncaknya, diawali dengan workshop ada berapa kali kemudian juga ada kompetisinya dan hari ini ada seminar dan nanti malam ada pemberian penghargaan kepada para pemenang kompetisi data visualization,” kata Ika.

Ika menyatakan bahwa JDVF ini merupakan pertama kali digelar dengan tujuan untuk membangkitkan minat orang terhadap data dan juga data dapat disajikan dengan baik dan mudah dibaca.

“Tentunya kita kalau melihat deretan angka, kan agak bingung juga ya, tapi kalau sudah divisualisasikan jadi menarik dan mudah dibaca dan juga bagi pimpinan tentunya mudah dalam mengambil keputusan,” ungkapnya.

Ika berharap, dengan JDVF ini masyarakat memiliki kesadaran terhadap pentingnya data. Dan ini merupakan bagian dari literasi data kepada masyarakat.

“Bagi pemerintah tentunya dengan dukungan berbagai pihak, karena kita banyak sekali kan data kita bisa olah dan bisa kita tampilkan ini dapat memudahkan dalam pengambilan keputusan sehingga keputusan itu dengan tepat tidak ada yang mubazir,” ujar Ika.

“Saya kira dengan peserta yang cukup banyak dari umum dan juga dari pelajar, mahasiswa. Saya kira kesadaran itu sudah cukup meningkat terhadap pentingnya data sudah cukup baik, tapi tentunya kita tidak berhenti di sini akan terus kita lakukan literasi data ini,” pungkasnya. (Adenan Manurung)

Baca Juga:  Di Bogor, Sampah Plastik Bisa Ditukar Jadi Pulsa

 

Sumber: jabarprov.go.id