23/05/2024
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net/Cibinong – Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan bertakziyah ke rumah duka Almarhumah Adzra Nabila, mahasiswi IPB yang hilang terseret arus gorong-gorong Jalan Dadali Kota Bogor dan ditemukan meninggal dunia. Iwan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhum di kediamannya, di Perum. Cilebut Bumi Pertiwi, Cilebut Timur, Sukaraja, Senin (17/10).

Untuk diketahui, pada Selasa, 11 Oktober 2022, Ara (panggilan Adzra) yang sedang mendorong motornya di tengah banjir, jatuh ke saluran air atau gorong-gorong di Jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor dan terbawa arus. Dua hari mencari korban, tim SAR menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, diantaranya helm, plat nomor kendaraan, dan spion motor. Tim SAR juga mengerahkan alat berat untuk membongkar gorong-gorong. Hingga Kamis, 13 Oktober 2022, tim SAR masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan Ara.

Tim Basarnas di Jakarta Barat bersama pihak Polres Jakarta Barat, menemukan mayat perempuan pada Minggu (16/10) pukul 08.00 WIB. Jenazah perempuan yang ditemukan di Jembatan Besi, Kecamatan Tambora itu mengenakan kemeja hitam dan gelang hitam di tangan kanan. Pihak keluarga pun meyakini jenazah tersebut merupakan Ara. Hasil identifikasi menunjukkan tidak ada tanda-tanda penganiayaan, sehingga mayat dibawa ke RSCM Jakarta untuk divisum atau visum et repertum (VER).

Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengungkapkan, kami selalu memantau perkembangan pencarian korban sejak awal kejadian, dan baru hari ini kami datang kepada keluarga almarhum sebagai bentuk empati kami dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Saya secara pribadi dan atas nama Pemkab Bogor mengucapkan bela sungkawa yang mendalam dan turut berduka cita atas meninggalnya almarhumah,” ungkap Iwan.

Baca Juga:  Pelayanan Publik di Kabupaten Bogor Dinilai Masih Amburadul

Iwan menerangkan, kehadiran kami sebagai kepedulian kami kepada warga kami, makanya kami hadir di sini bertemu dan bersilaturahmi dengan keluarga almarhum,” ungkap Iwan.

“Alhamdulillah kami juga menyampaikan bantuan untuk meringankan beban dan melancarkan kegiatan yang berkaitan dengan tahlilan dan lain-lain,” ucap Iwan.

Sementara itu, Iwan Setiawan mengingatkan, untuk kegiatan luar ruang, di tempat wisata air atau pegunungan yang rawan bencana, kami sudah mengeluarkan edaran kepada para camat untuk memantau kegiatan masyarakat di wilayahnya.

“Tempat-tempat wisata juga harus bisa mengedukasi masyarakat yang berkunjung untuk memitigasi bencana yang mungkin terjadi,” tandas Iwan.

Iwan menjelaskan, kedepan bukan hanya memantau kegiatan wisata di alam terbuka saja, kami juga akan memantau gorong-gorong yang ada di Kabupaten Bogor, yang memang rawan tergenang air, harus ada pengamanan, jangan sampai ada kejadian yang sama.

“Saya minta Camat terus keliling untuk memantau wilayahnya, agar tetap siaga khususnya di wilayah yang rawan bencana. Jajaran Pemkab Bogor juga tetap siaga bilamana terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Iwan.

Iwan menambahkan, cuaca saat ini tidak menentu, kami terus memantaunya melalui BMKG dan BPBD. Kami meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati beraktivitas, kejadiannya memang sering terjadi mulai sore hingga malam hari.

“Soal mitigasi bencana, kami sudah punya Desa Tangguh Bencana (Destana) di beberapa desa untuk memitigasi bencana, sehingga para relawan ini bisa melakukan inventarisasi lokasi yang rawan bencana,” tambah Iwan Setiawan. (Taufik BS/ Adenan M)