26/09/2023
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
11

Klikpos.net/Semarang – Kuliner unik di malam hari banyak tersaji di pinggir jalan lokasi wisata Bandungan, Kabupaten Semarang, yang merupakan lokasi berlangsungnya Sarasehan ke-6 Gereja Pemulihan Firman (GPF) tahun 2023.

Keunikan aneka ragam kuliner di Kota Lumpia itu banyak menarik bagi para wisatawan lokal  untuk menikmati lnya di malam hari.

Salah satu pengunjung Maria Endah dari GPF Filadelfia, Jayapura, mengakui, bahwa Semarang ini sangat luar biasa untuk dikunjungi. 

“Kami para ibu-ibu sangat menikmati kunjungan pada malam ini, ini sangat menarik pada suguhan tahu, tempe mendoan dan susu kedelai,” ujar Maria.

Sementara itu, Gemb. Ester Poku,  yang juga pengunjung wisata dari GPF El-Nissi Palu mengakui sangat refreshing pada malam hari di Bandungan, Semarang.

“Malam ini sangat indah, bisa melepas beban, apalagi di musim hujan dapat menikmati tahu serasi hangat, tempe mendoan dan susu kedelai,” sambutnya riang. 

Kepada klikpos.net Ketua  Majelis Gereja Pemulihan Firman (GPF) Rev. DR Yakub Sulistyo, S.Th, MA, bersama Gemb Simeon Sulistyo, CHt, wakil Ketua Majelis, dan Sekum,  Gemb Hodu la Yahweh Kopeng Yefta Mulyanto saat mendampingi sebagian para peserta malam wisata tersebut  mengakui bahwa Semarang adalah kota wisata.

“Semarang ini adalah kota wisata makanya saya mengadakan Sarasehan ke-6 selama 3 hari di kota ini, agar para peserta dapat menikmati sambil berwisata,” jelas Gemb GPF Surya Kebaran Ambarawa.

Ia menambahkan, Sarasehan ke-6  berlangsung pada tanggal  14, 15, 16 Februari 2023 di Hotel Griya Persada, Bendungan,  dengan tema, “Sosialisasi untuk Meraih Globalisasi Dunia Digitalisasi”  sambung pemilik Radio Suara Kebenaran Ambarawa  FM 107.8 MHz ini.

Baca Juga:  Bogor Barat Punya Modal Keberagaman dan Potensi Alam

“Di era digitalisasi ini para hamba-hamba Elohim agar lebih serius belajar supaya tidak tergerus dengan situasi ini, dan sebagai alat untuk kontrol adalah Davar Elohim atau Firman Tuhan,” harapnya. (Adenan Manurung)