23/05/2024

Pertemuan para pimpinan organisasi wartawan menginisiasi terbentuknya PKOWKB di Cibinong, Sabtu (21/1/2023), inset Adenan Manurung (foto: PJID/ist).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net/Bogor – Penasihat Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJID) Kabupaten Bogor yang juga Pimpinan Media Klikpos Adenan Manurung menyambut baik berdirinya Paguyuban Ketua Organisasi Wartawan Kabupaten Bogor ( PKOWKB ).

“Saya menyambut baik berdirinya PKOWKB, semoga paguyuban ini mampu menjembatani antara insan pers dengan para pemangku kepentingan sehingga dapat tercapai saling pengertian yang baik agar ke depan dapat dihindari hal-hal yang tidak diingankan,” ujar Adenan Manurung ketika diminta tanggapannya di Bogor, Senin 23 Januari 2023.

Namun demikian Adenan mengingatkan tantangan yang dihadapi wartawan ke depan semakin berat terutama akibat semakin majunya teknologi informasi yang mampu memunculkan berbagai alternatif sumber informasi.

Di sisi lain, kata dia, saat ini kompetensi wartawan untuk mengimbangi perkembangan teknologi informasi tersebut dirasa masih kurang memadai dan harus terus ditingkatkan.

Misalnya, saat ini pengelolaan media masih banyak yang menggunakan pola lama dengan hanya mengandalkan pendapatan dari sumber-sumber tradisional.

Padahal banyak sumber pendapatan lain yang muncul akibat kemajuan teknologi informasi.

Apabila sumber pendapatan baru ini mampu dimaksimalkan maka akan semakin menyejahterakan wartawan sehingga berbagai ketidakselarasan di lapangan yang acap kali  berujung pada kasus hukum dan menjerat wartawan dapat lebih dihindari.

“Karena itu wartawan harus terus meningkatkan kompetensinya agar lebih powerful menghadapi berbagai situasi yang berkembang dalam menjalankan tugasnya. Saya berharap PKOWKB juga bisa mendorong hal ini,” tandas Adenan Manurung.

Sebelumnya, keprihatinan terhadap berbagai persoalan yang menimpa profesi wartawan di Kabupaten Bogor mendorong sejumlah ketua organisasi kewartawanan menginisiasi terbentuknya wadah untuk bersatu, di resto Bumi Aki Kelurahan Pakan Sari, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Sabtu 21 Januari 2023.

Baca Juga:  Dukung Gema Patas, Pemkab Bogor Lakukan Pencanangan Di 2 Lokasi

Sedikitnya ada 11 para ketua organisasi kewartawanan berkumpul dan sepakat membentuk Paguyuban Ketua Organisasi Wartawan Kabupaten Bogor (PKOWKB) guna membela hak–hak jurnalis.

Rizkan, inisiator, dalam kesempatan itu menyebutkan, “profesi kita tidak bisa dipandang sebelah mata oleh pihak manapun baik di institusi Polri, TNI, Pemerintah, Legislatif maupun para pengusaha, karena sejatinya jurnalis memiliki fungsi kontrol dan mengkritisi tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Ditambahkan, “persoalan penangkapan dan penahanan wartawan selama ini oleh kepolisian menjadi preseden buruk bagi profesi kami. Itu salah satu contoh kecil. Selain pelecehan profesi, penghinaan sampai dengan intimidasi dan kriminalisasi wartawan di berbagai wilayah di Indonesia bukan hal baru. Kita akan mulai melakukan pembelaan dari sini Kabupaten Bogor. Nah kedepannya kita berharap tidak terjadi lagi hal-hal yang merendahkan martabat jurnalis, karena meskipun wartawan salah, kan ada cara yang lebih elegen dan lebih terhormat untuk menanganinya.”

Sementara Ketua PWI Kabupaten Bogor Subagyo yang pada kesempatan itu juga diberi mandat sebagai ketua presidium PKOWKB menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas apa yang telah terjadi di Lewiliang Bogor pekan lalu.

Dia mengatakan perlunya para ketua organisasi melakukan audiensi dengan kepolisian, TNI, Pemerintah, Legislatif dan para pengusaha sebagai solusi terbangunnya komunikasi dua arah.

“Kondisi seperti ini bukanlah hal baru, karena saya melihat adanya komunikasi yang terputus, oleh karenanya kita harus kembali pada titahnya dan melakukan audiensi dengan Kapolres, Dandim, Pemkab, DPRD serta para pihak lainnya sebagai bentuk penyatuan dan mendorong adanya nota kesepakatan bersama dalam menangani persoalan wartawan,” jelas Subagyo.

Dalam kesempatan itu Subagyo juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisian yang telah membebaskan Wartawan AY dan Z, pada Sabtu sore (22/01/2023).

Baca Juga:  Hari Pers Nasional 2022, Bima Arya Bangga Jurnalis Bogor Aktif di Isu Lingkungan Hidup

Sementara itu Ketum AIPBR Aliv Simanjuntak  menandaskan organisasi wartawan tidak mempunyai power kalau masih seperti sapu lidi yang terpisah, tetapi ia akan memiliki kekuatan ketika disatukan.

“Kita jangan seperti sapu lidi yang terpisah, kita harus bersama agar memiliki kekuatan,” ujarnya.

Sedangkan Ketua PJI-Demokrasi Kabupaten Bogor Walbet M. Marpaung saat diminta pendapatnya menyebutkan saat ini merupakan momen yang baik untuk memperbaiki citra media dan pers.

Dia berharap PKOWKB dapat memberikan pembinaan terhadap para anggota.

Menurutnya, dalam hal melaksanakan tugas dan fungsi pers tidak dapat dipungkiri pasti ada dari rekan-rekan pers yang kebablasan. Untuk itu Marpaung berharap agar semua pihak dapat saling mengingatkan supaya kejadian penangkapan wartawan tidak terulang kembali.

“Terbentuknya PKOW Kabupaten Bogor ini membuktikan bahwa semua wartawan di Kabupaten Bogor akan berbenah menuju realisasi sinergitas yang merdeka tanpa dihantui rasa takut akan pengkebirian fungsi pers, sehingga pers dapat berguna bagi semua pihak,” ujar Marpaung.

Dalam pertemuan itu hadir Ketua PWI Kabupaten Bogor Subagio, Ketum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia Mustofa Hadi Karya, Ketua PWRI Kabupaten Bogor Rohmat, Ketua IPJI Jawa Barat Harun, Ketua PJID Marpaung, Ketua AJWI Kabupaten Bogor Nimbrod Rungga, Ketua Forwara Irwan, Ketua FWBB Iwan Boring , Ketua Pewarna Jabar Kefas, Ketua MIO Kabupaten Bogor Irfan Lubis, Ketua IMO Kabupaten Bogor didin, dan Ketum AIPBR Aliv Simanjuntak. (red)