04/02/2023
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
101

Wakapolsek Cibinong AKP Dody Rosjadi (kedua dari kiri) bersama para pengurus gereja saat mengunjungi Gereja Kehilat Shem Qadosh Cibinong, Minggu 11 Desember 2022 (foto:dok.pri).

Klikpos.net/Cibinong – Kontrol diri yang lemah dan labil saat pencarian jatidiri dapat memicu tindak kenakalan di kalangan remaja.

Demikian dikatakan Wakapolsek Cibinong AKP Dody Rosjadi kepada Klikpos.net saat melakukan mengunjungi  Gereja Kehilat Shem Qadosh Cibinong, Minggu 11 Desember 2022.

Dikatakan, remaja merupakan fase kehidupan manusia saat berumur belasan tahun. Pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak.

“Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa.Remaja merupakan masa peralihan antara masa anak dan masa dewasa yang berjalan antara umur 12 tahun sampai 21 tahun,” ujar Dody Rosjadi.

Mengutip pendapat sosiolog, Dody Rosjadi menyebutkan kenakalan remaja merupakan gejala sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. 

“Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku menyimpang berupa kenakalan remaja,” tandas AKP Dody Rosjadi yang juga menjabat sebagai Kasie Berantas di BNN Kabupaten Bogor itu.

Di antara kenakalan remaja yang sering dijumpai di Kabupaten Bogor, kata dia, yakni: tawuran pelajar, sex bebas, pelanggaran lalu lintas dan penyalahgunaan narkotika.

Lebih jauh, kata dia, penyebab terjadinya kenakalan remaja dipengaruhi faktor internal maupun eksternal.

Faktor internal di antaranya: pencarian identitas diri,kontrol diri yang lemah/labil sehingga tidak bisa membedakan tingkah laku yang baik dan tidak baik untuk dapat diterima di masyarakat yang berakibat akan terseret pada perilaku ‘nakal’.

Wakapolsek Cibinong AKP Dody Rosjadi.

Sedangkan faktor eksternal di antaranya: perceraian orang tua akibat keluarga yang tidak harmonis, pendidikan yang salah dalam keluarga seperti dimanjakan atau sebaliknya sering terjadi kekerasan, tidak dibekali dengan pendidikan agama dan juga karena salah pergaulan karena salah memilih teman, lingkungan tempat tinggal yang kurang baik dan lainnya.

Baca Juga:  Walikota Bekasi Ajak Gereja Jadi Contoh Baik Penanganan Covid-19

Untuk mencegah kenakalan remaja, kata AKP Dody Rosjadi, maka orang tua harus dapat menjadi figur yang baik bagi anaknya, sering komunikasi di dalam lingkungan keluarga, penanaman ilmu agama yang kuat.

“Pilih teman yang baik, perlunya motivasi dari keluarga, guru, dosen, 

teman untuk melakukan hal-hal yang positif. Menyalurkan hobi yang positif agar terhindar dariperilaku yang menyimpang,” tandasnya.

Selain berbincang tentang kenakalan remaja, AKP Dody Rosjadi, di Gereja Kehilat Shem Qadosh Cibinong, jua melakukan pemetaan berbagai potensi yang berhubungan dengan keamanan dan ketertiban umum menjelang Natal dan Tahun Baru 2022.

Menanggapi hal tersebut pengurus Gereja Kehilat Shem Qadosh Cibinong, Adenan Manurung didampingi Pendeta Johan Setiawan menyebutkan,”kunjungan pihak aparat keamanan ini tentu sangat positif. Sebab, dengan dilakukan pemetaan maka pihak aparat bisa mengetahui keperluan kekuatan pengamanan aparat kepolisian,” katanya. (Red)