17/05/2022
Jakarta macet
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
6011

Klikpos.net (Jakarta)-Kemacetan parah terjadi di beberapa ruas jalan di Jakarta sepanjang pagi ini, Kamis (20/2/2020).

“Macet parah pagi ini,” ujar Widiyono, salah satu karyawan yang tengah melintas di Jl Saharjo, Jakarta, sekira pukul 09.15 WIB pagi.

Hujan yang mengguyur Jakarta dan Bogor sejak Rabu malam  menyebabkan banjir dan kemacetan di Jakarta, Kamis pagi (20/2/2020). (Video:Jhon).

Pada jam itu biasanya ia sudah sampai kantornya di bilangan Pancoran. Namun pagi itu Widiyono yang memakai kendaraan pribadi harus bolak balik memilih jalan yang kemacetannya tidak terlalu parah.

“Tadi bolak-balik pilih jalan, tapi sama saja, macet,” tandas Widiyono kepada Klikpos.net.

Sementara itu sebagaimana dilansir Antara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada Kamis pagi (20/2/2020) menyiarkan peringatan dini bencana banjir  kepada warga bantaran sungai menyusul naiknya tinggi muka air di Bendung Katulampa yang sudah mencapai 110 cm atau status Siaga III.

Dikatakan cuaca di Bendung Katulampa gerimis sehingga tinggi permukaan air bisa bertambah naik dan menimbulkan  banjir di Jakarta.

Bendung Katulampa  (Foto:ist,net)

“Pada pukul 5.00 WIB ketinggian Bendung Katulampa 110 cm, gerimis, dalam status Siaga III. Diimbau kepada warga sepanjang bantaran sungai agar waspada dan berhati-hati terhadap bahaya banjir,” demikian tutur petugas yang menyampaikan imbauan dalam video yang dicuitkan akun twitter resmi BPBD DKI Jakarta, @bpbdjakarta.

Seiring dengan itu catatan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mencatat tinggi muka air di Pasar Ikan dan Pantai Ancol Marina juga telah memasuki status Siaga III pada informasi mutakhir pukul 5.00 WIB.

Sedangkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Jakarta bakal cenderung berawan sepanjang siang hari Kamis dengan potensi hujan disertai petir dan angin kencang pada malam menuju dini hari di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. (Fik)

 

Baca Juga:  Perpanjang PPKM Darurat 5 Hari, Menko Marves Minta Pemerintah Daerah Perkuat 3T