Klikpos.net – Dalam Rangka Memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Kabupaten Bogor bersama STT Kadesi Cariu dan Badan Kesbangpol Kab. Bogor, menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan Seminar bertajuk “Generasi Emas Bebas Penyalahgunaan Nafza”, di Cariu, Kab. Bogor, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu dilaksanakan di Aula Harsen STT Kadesi Cariu diikuti ratusan mahasiswa.
“Kegiatan Narkotika ini bukan Seminar yabg terakhir, tapi kegiatan awal dan akan berkelanjutan,” kata DR Timotius Sukarna, Ketua Yayasan STT KADESI dalam sambutannya.
Dalam paparannya Nara sumber Otaroni Lahagu, SH, dari Bidang Pemberantasan BNNK Bogor menyebutkan bahwa saat ini Indonesia sudah masuk kondisi darurat penyalahgunaan narkoba mengingat precalensinya telah mencapai 2,11 persen atau sekitar 4,1 juta jiwa usia produktif.
“Jika tidak dihadapi dengan langkah yang tepat ancaman narkoba berpotensi terus menggerogoti ketahanan sosial dan masa depan generasi bangsa,” kata Otaroni.
Lebih jauh dia menyebutkan Perkembangan narkoba jenis baru (New Psychoactive Substances/NPS) menunjukkan pola ancaman yang semakin kompleks dan sulit terdeteksi.
“Dinamika ini menuntut kewaspadaan tinggi serta respons kebijakan yang cepat dan adaptif untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda,” tandasnya.
Peningkatan jumlah NPS dan perubahan modus penyalahgunaan, termasuk penyusupan zat etomidate ke dalam cairan vape, menunjukkan bahwa ancaman narkoba terus bertransformasi dan membutuhkan penanganan yang lebih progresif.

NPS global berjumlah 1.386 zat dan di Indobesia sudah terdapat 175 jenis.
Implikasi terbanyak penyalahguna narkoba yaitu pernah menderita penyakit tertentu (hepatitis, gangguan ginjal, gangguan paru-paru, gangguan mental, dan stroke).
Hanya sekitar 7 persen penyalah guna yang pernah melakukan upaya pengobatan atau rehabilitasi.
Badan Narkotika Nasional (BNN) berfokus pada strategi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika.
Sementara itu Ketua DPD Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Kabupaten Bogor, Ps. Adenan Manurung, S.Th, mengatakan MUKI adalah organisasi perjuangan yang dinamis untuk memperjuangkan aspirasi umat.
Untuk itu Pengurus DPD MUKI Kabupaten Bogor siap bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, ormas, dan pemerintah daerah untuk mewujudkan kesejahteraan serta menjaga kerukunan di Kabupaten Bogor.
MUKI, kata dia, berkomitmen mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Bogor melalui moto organisasi yang berfokus pada advokasi, edukasi, dan transformasi.
DPD MUKI Kabupaten Bogor aktif mengadakan kegiatan sosial bagi masyarakat, seperti seminar dan pemeriksaan kesehatan gratis serta pencegahan penyalahgunaan narkoba. (Aden/Fik)
