03/08/2026
Picsart_26-08-03_05-47-55-278

Mesin pengisian bahan bakar di SPBG Jl. Mayor Oking, Citeurep, sering mengalami kerusakan sehingga operasional angkutan umum terganggu, seperti yang terjadi pada Minggu (2/8/2026) (foto:Riz).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net- Para Sopir angkutan umum dari berbagai jalur trayek hampir 3 jam mogok beropeasi karena tidak dapat mengisi bahan bakar di stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) 31.A.1.A8.01 yang berlokasi di Jalan Mayor Oking, Desa Citeureup, Kecamatan citeureup, Kabupaten Bogor.

Salah seorang sopir angkutan umum, Jhon Kennedy, mengatakan, “saya sudah di sini beberapa  lama menunggu sejak  pukul empat sore untuk mengisi bahan bakar gas kendaraan angkutan saya, tetapi sejauh ini petugas belum bisa melakukan pengisian gas,” katanya, kepada Klikpos. net, di lokasi, Minggu (2/8/2026) sore.

“Tidak ada kepastian dari petugas SPBG sampai pukul berapa petugas bakal melayani pengisian gas kepada angkutan yang ada di sini,” katanya.

Pada saat, awak media online klikpos.net melakukan konfirmasi, pimpinan SPBG tidak ada di kantornya. Yang ada hanya salah supir bernama Dian sebagai operator pengantar bahan bakar gas dan security Lukman Hakim.

Menurut, Lukman Hakim, SPBG itu sedang mengalami kerusakan mesin dan belum bisa memastikan pukul berapa selesai diperbaiki.

Atas peristiwa itu terpaksa beberapa angkutan umum seperti angkutan jalur 08 dan jalur lainnya terpaksa mogok beroperasi karena tidak bisa melakukan pengisian bahan bakar gas bersubsidi.

Petugas security memasang informasi “sedang dalam perbaikan tutup sementara sampai selesai”.

Menurut beberapa sopir angkutan di sana, Pom SPBG Citeureup sering terjadi kerusakan mesin sehingga terkendala dalam melayani pengisian bahan bakar gas pada angkutan umum yang sering mengisi bahan bakar gas di sana

Mereka berharap hal semacam itu jangan sering terjadi karena mengganggu operasional angkutan umum dalam melayani masyarakat. Untuk itu mereka berharap pihak berwenang dapat mengatasi hal tersebut.

Akibat kerusakan itu dari pukul 16.00 WIB hingga hingga pukul 19.00 WIB, angkutan umum masih belum bisa mengisi bahan bakar. (Rizal)