28/02/2024

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian (foto: dok. Parlementaria/nr).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Klikpos.net – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menilai sistem pendidikan nasional yang modern perlu melibatkan kecerdasan artifisial.

Oleh karena itu itu mendukung program digitalisasi sekolah untuk mengakselerasi implementasi agenda pendidikan nasional demi menyambut generasi emas yang akan terjadi pada tahun 2045

“Pemerintah diharapkan mengambil langkah strategis, seperti penyediaan akses gratis, pengembangan platform pembelajaran daring, dan pemantapan konektivitas digital,” terang Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian dalam keterangan di Jakarta dikutip Rabu (10/1/2024).

Hetifah  menilai kecerdasan artifisial perlu dimanfaatkan untuk menciptakan efektivitas kerja stakeholder pendidikan.

Sebab itu, kata dia, dirinya mengingatkan segenap elemen Pemerintah Indonesia untuk mempersiapkan perangkat pendukung yang mumpuni.

Bagi legislator dari Fraksi Partai Golkar itu, kebijakan yang didukung oleh teknologi berbasis digital seperti kecerdasan artifisial berpotensi membawa sejumlah manfaat.

Di antaranya, penghematan biaya operasional, peningkatan layanan, dan pengambilan keputusan berdasarkan data.

Meski demikian, ia menegaskan upaya ini juga harus diselaraskan dengan pengawasan dan penegakan hukum yang adil.

Diketahui, dukungan kecerdasan artifisial termasuk machine learning dan deep learning dinilai dapat mempercepat proses analisis data terkait administrasi pendidikan. Seiring dengan itu penggunaan chatbot, asisten virtual, dan pengolahan bahasa alami bisa mendukung penyelenggaraan agenda pendidikan hingga ke tingkat sekolah. (Taufik/Adenan)

 

Sumber: Parlementaria

Baca Juga:  Rakerda IGI, Bima Arya Ingin Guru Bantu Kembalikan Psikososial Anak Didik