27/02/2024
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas (foto: dok.dpr.go.id).

Klikpos.net/Jakarta –  Metode campuran (mix method) yakni metode University Based dan Hospital Based diusulkan untuk Pendidikan Kedokteran di Perguruan Tinggi dalam RUU tentang Kesehatan.

Usulan itu dikemukakan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas dalam Rapat Kerja Badan Legislasi DPR RI RDPU dengan Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dan Ketua Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI) di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (14/11/2022).

Menurutnya,  metode campuran yang dimaksud adalah para mahasiswa kedokteran tetap melakukan kontribusi pembayaran perkuliahan di perguruan tinggi tersebut, namun tetap bisa ikut magang di rumah sakit pendidikan tertentu dengan mendapatkan gaji.

“Menurut saya kalau kita buat 1-2 di university-based tetap ada sekalipun, tetap nanti proses magangnya juga di rumah sakit pendidikan,” ujar Supratman.

Nalin, kata dia,  tetap harus ada proses tertentu untuk melakukan magang sehingga mahasiswa dapat meraih predikat spesialis. 

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini perguruan tinggi kedokteran di Indonesia tidak menganut sepenuhnya dengan university based secara murni.

“Mungkin ya mungkin itu pikiran awam, saya tapi tolong ya nanti dijawab,” imbuhnya

Supratman pun menyoroti distribusi dokter spesialis yang saat ini masih kurang. 

Dia menilai, hal itu kemungkinan disebabkan karena pembukaan jurusan spesialis dan subspesialis akan sangat tergantung kepada Kolegium.

Diketahui, Kolegium adalah organisasi profesi cabang disiplin ilmu yang bertugas mengampu cabang disiplin ilmu tersebut.

“Katakanlah (profesi) Ahli Penyakit Dalam. Itu untuk membuka spesialisasi dan subspesialis itu kadang kala mendapatkan kesulitan karena ada persaingan di antara kolegium ini penyakit dalam dan subspesialis lah,” jelas Supratman. (Adenan/Taufik)

Baca Juga:  Kepala BNN Kabupaten Bogor Wafat di RS Kramat Jati

Sumber: Parlementaria